Skip to main content

Sejarah Terbentuknya MUSE

MUSE adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan. Muse telah merilis empat album rekaman, dimulai dengan Showbiz pada tahun 1999, diikuti Origin of Symmetry di tahun 2001, Absolution di tahun 2003, dan album terbarunya Black Holes & Revelations di tahun 2006. Sepanjang karirnya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 4 NME Awards dan 2 Brit Awards.

Sejarah MUSE

Pembentukan (1992-1997)
Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota Muse memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain 'Gothic Plague', 'Carnage Mayhem', 'Fixed Penalty', dan 'Rocket Baby Dolls', sampai akhirnya menggunakan nama Muse yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena Muse memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.
Pada tahun 1994, masih dengan nama band 'Rocket Baby Dolls', mereka memenangkan kompetisi Battle of the Bands lokal. Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth dan mulai tampil di beberapa klub seperti Cavern di Exeter.

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.
Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label Sawmills, Dangerous. Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998. Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.
Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.

Sumber : wikipedia

Popular posts from this blog

Jangan pernah takut dibenci orang lain

Perkataan,perbuatan,penampilan,tingkah laku kita,dll entah itu secara sadar ato tidak sadar bisa membuat orang lain benci,marah,tidak suka atau apalah itu yg sejenis, haiah..kaya homo ae..upss... Cara ngungkapinnya juga bisa secara langsung, "Aku benci kamu.." atau mungkin cukup dalam hati aja,kaya judul lagu???

Keadaan tersebut sadar atau tidak kita sadari sering kali terjadi disekitar kita,baik itu ma temen sendiri atau mungkin ma orang lain yg gak kita kenal sekalipun. Jika hal tersebut terjadi pada diri sobat?? Gimana dan bagaimana perasaan sobat?? Stay cool kah?? marah2 kah?? Balik benci ma orang itu kah?? atau kah..kah..yg lain?? halah..opooo..kuii..

Jangan pernah takut dibenci orang lain

Setiap orang punya karakter sendiri2 yang mencerminkan dirinya,baik itu dari segi penampilan,sikap,tingkah laku dll. Kasarannya, INILAH AKU.. Urusan orang suka atau gak suka ma apa yg ada dalam diri kita,emang aku pikirin,haiah..

Cara orang menilai orang lain beda2. Kalopun ada orang yang…

Axorys : Responsive Blogger Template - 8 Pilihan Style

Beberapa hari lalu, rilis Axorys Blogger template tapi itu adalah Versi Gratis. Dan sekarang, saya merilis Versi Premium. Secara umum, fiturnya sama dengan yang versi gratis tapi saya tambahkan beberapa fitur baru.

Fitur Axorys Blogger Template Versi Premium8 predefined styles : Axorys Blogger templtae premium versi tersedia dalam 8 varian styles. Anda bisa pilih yang sesuai.

List of styles :
Big Header
Big Header Small ThumbnailBig Header Big ThumbnailBig Header Masonry StyleBig Header Default Style (support jump-link)Shrink Header
Shrink Header Small ThumbnailShrink Header Big ThumbnailShrink Header Masonry StyleShrink Header Default Style (support jump-link)Fully responsive Blogger template : Semua styles Axorys Blogger template sudah responsive.
Template Designer : hampir semua variable mendukung Template Designer. Anda bisa mengganti gambar latar, warna latar, warna link, tipe font, ukuran font, warna font, dll dengan mudah.
Featured posts : Penambahan featured posts untuk postingan yan…

Ini Konser Iwan Fals dan Slank !!

Sebuah konser musik tidak afdol apabila tidak ada penontonnya. Segala macam cara kadang dilakukan hanya untuk melihat artisnya beraksi dipanggung. Entah itu dengan manjat, nunggu jebolan, ato jika di pinggiran tempat konser ada pohon tinggi, rela naek itu pohon walopun anginnya gak lagi sepoi-sepoi.

Ada yang menarik jika saya mengamati konser2 musik, terutama konser musik diluar (outdoor) entah itu dari berita di tipi, atau lihat langsung. Bukan pada artisnya yang lagi manggung. Bukan pada tampilan panggungnya. Bukan pada tata panggungnya. Bukan pula pada tata suaranya tetapi pada penonton yang melihat konser tersebut.

Hampir sebagian besar konser musik outdoor, bendera OI (Orang Indonesia - Iwan Fals) dan Slank berkibar mewarnai konser padahal konser yang berlangsung bukan konser Iwan Fals ataupun konser Slank !! Gak peduli itu konser dangdut, konsernya Padi, Dewa, atau band lain atau konser kompilasi band2. Bendera OI dan Slank selalu berkibar ditengah2 para penonton.

Sebuah pertanyaa…